Penggerebekan Teroris di Bima, Kapolri Bicara Jaringan Santoso dan Istrinya

Penggerebekan Teroris di Bima, Kapolri Bicara Jaringan Santoso dan Istrinya

Nur Khafifah - detikNews
Senin, 15 Feb 2016 19:50 WIB
Penggerebekan Teroris di Bima, Kapolri Bicara Jaringan Santoso dan Istrinya
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti (Foto: Lamhot Aritonang-detikcom)
Jakarta - Polri memastikan teroris yang digerebek di Kampung Penatoi, Bima, NTB terkait dengan jaringan kelompok teror Santoso. Pemantauan di Bima dilakukan karena pemetaan jaringan Santoso termasuk istri keduanya yang berasal dari daerah tersebut.

"Istri Santoso dari Bima dan ada beberapa orang di Bima yang terkait Santoso," ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2016).

Saat ini istri kedua Santoso disebut Badrodin ikut menemani suaminya di dalam hutan di Gunung Tinombala, Poso. Sementara istri pertamanya berada di perkampungan bersama anak mereka. Meski terpisah, mereka menurut Badrodin tetap berkomunikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun 2015 masih komunikasi," kata Badrodin.

(Baca juga: Teroris Jaringan Santoso yang Tewas di Bima Bernama Fajar)

Badrodin mengatakan, banyak warga Bima yang berada di Poso dan sudah bergabung dengan Santoso. Karena itu Bima potensial dijadikan markas atau pun tempat persembunyian kelompok Santoso.

"Di situ (Bima) memang ada jaringan. Bukan karena (pengaruh) istrinya (yang berasal dari Bima)," ujarnya.

(Baca juga: Kapolri: Satu Tersangka Tewas dalam Baku Tembak di Bima)

Diberitakan sebelumnya, polisi menggerebek lokasi persembunyian teroris di sebuah rumah di Kampung Penatoi, Bima, NTB. Ada baku tembak dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WITA, Senin (15/2). (kff/fdn)


Berita Terkait