Driver Go-Jek Diserang di Jalanan di Kemang, ini Kata Menko Luhut

Driver Go-Jek Diserang di Jalanan di Kemang, ini Kata Menko Luhut

Jabbar Ramdhani - detikNews
Minggu, 14 Feb 2016 00:16 WIB
Driver Go-Jek Diserang di Jalanan di Kemang, ini Kata Menko Luhut
Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom
Jakarta - Aksi koboi di jalan terjadi lagi saat seorang driver Go-Jek, Reonaldi Agustin (27) diserang dan diduga ditembak di Kemang, Jakarta Selatan sore tadi. Menko Polhukam Luhut Pandjaitan pun menegaskan bahwa sudah ada aturan soal senjata api.

Kepemilikan dan penggunaan senapan api di kalangan masyarakat sipil menjadi sorotannya. Luhut mengatakan harus ada penindakan sesuai aturan.

"Saya katakan berkali-kali pemerintah akan menegakkan aturan yang ada. Saya akan menerapkan aturan yang ada," ucap Luhut di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (13/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Luhut melihat bahwa banyaknya kepemilikan dan penggunaan senapan api ini karena ada penyelundupan senjata.

"Makanya kita lihat, karena penyelundupan senjata jugakan kita tahu ada. Jadi jangan main-main," tuturnya.

Peristiwa terjadi di Jl Kemang Utara Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang, Sabtu (13/2/2016) sekitar pukul 17.10 WIB sore tadi. Reonaldo yang mengendarai motor Honda Vario B 3032 SSF warna biru terjatuh setelah diserang.

"Korban dipukul kepalanya (oleh pelaku) dengan diduga senjata. Saksi mendengar letusan, pertanyaannya, di kepala atau bukan belum tahu," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti di RS JMC, Jakarta Selatan.

Setelah olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan proyektil hasil penembakan tersebut. Saat ini Reonaldo tengah menjalani perawatan secara intensif di RS JMC, Mampang Prapatan, Jaksel.

(imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads