"Kami secara prinsip dari DPD RI menolak gerakan ini, secara prinsip menolak gerakan ini tapi tak menolak manusianya. Manusianya perlu dibina, diarahkan kembali, perlu diterapi sebagai manusianya," kata Delis usai acara diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/2/2016).
Delis yang juga dokter itu memandang LGBT sebagai penyimpangan yang dapat dilakukan psikoterapi. Tetapi Delis belum memandang terapi hormon sebagai solusi efektif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendekatan keluarga harus dikedepankan dalam mencegah penyebaran perilaku LGBT. Untuk diketahui bahwa dalam sosiologi, keluarga memiliki 4 fungsi yakni biologis, finansial, afeksi, serta sosialisasi.
"Peran keluarga harus dikedepankan karena itu orang tua juga tak bisa menyalahkan lingkungan. Karena ini salah satu peran keluarga dalam menegakan nilai-nilai keimanan, itu peran keluarga sangat besar," tutur Delis. (bag/hri)











































