Ratusan foto tersebar, polisi tampil modis dan gagah memakai kaus biru berkerah dengan tulisan Turn Back Crime dan celana kargo warna krem. Di media sosial bahkan ada polisi ganteng yang banyak membuat publik penasaran.
Bicara soal Turn Back Crime, slogan ini digagas Interpol sejak 2014. Interpol adalah kependekan dari International Criminal Police Organization yang didirikan pada tahun 1923 bermarkas di Lyon, Prancis. Seluruh polisi di dunia bergabung ke dalam Interpol dan salah satunya Indonesia. Lewat Interpol ini seluruh polisi di dunia bisa bekerjasama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dok Interpol |
Dan Turn Back Crime ini merupakan kampanye Interpol untuk mengajak seluruh masyarakat dari seluruh lapisan memerangi kejahatan mulai dari perdagangan narkoba, perdagangan manusia hingga terorisme. Kampanye ini dilakukan secara global. Sejumlah pesohor dunia ikut terlibat, mulai dari Lionel Messi pesepakbola asal Argentina, Gianluigi Buffon pesepakbola asal Italia, Jackie Chan artis dari Hong Kong, hingga Shahrukh Khan artis Bollywood.
Istimewa |
Dari situs Interpol yang dikutip detikcom, Kamis (11/2/2016) disebutkan bahwa target dari kampanye Turn Back Crime ini adalah masyarakat umum, kalangan bisnis dan instansi pemerintah. Tujuannya agar mereka kembali peduli dan menyadari terhadap kejahatan di sekitarnya dan memeranginya secara bersama-sama untuk menciptakan dunia yang aman.
Dibeberkan juga dalam kampanye ini sejumlah semboyan, 'kejahatan terorganisir dimulai dengan uang, jangan biarkan hal itu terjadi pada anda', kemudian 'kenali bahaya' tinggal dengan aman', serta 'bersama-sama kita bisa (together we can)'.
Bagaimana menurut Anda, siap bergabung dengan Turn Back Crime? (dra/dra)












































dok Interpol
Istimewa