Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal menjelaskan tim penyidik fokus memperkuat dan melengkapi alat-alat bukti agar jaksa penuntut umum (JPU) memuluskan berkas Jessica dan menyatakan lengkap alias P21.
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti juga menegaskan pihaknya masih terus berupayaΒ merampungkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) agar kasus bisa segera dilimpahkan ke JPU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbaru, penyidik sibuk memeriksa barang-barang pribadi milik teman ngopi Mirna itu yang disita saat penggeledahan. Penyidik juga memanggil saksi-saksi atas kejadian pada 6 Januari lalu untuk diperiksa ulang dan diperdalam keterangannya. Tidak hanya itu, penyidik telah mengantongi informasi penting dari kepolisian Australia.
Berikut 4 aksi polisi tuntaskan berkas Jessica:
1. Dua Fokus
|
Foto: Mei Amelia
|
"Saya sudah beberapa kali menyampaikan ke masyarakat lewat media manapun bahwa ada 2 fokus tugas penyidik saat ini. Yang pertama selalu menguatkan alat bukti yang sudah ada," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/2/2016).
"Yang belum (kuat) kami juga akan cari dan kami kuatkan. Itu masuk dalam kapasitas penguatan alat bukti," tambah Iqbal.
Selain itu, lanjut Iqbal, penyidik juga terus melengkapi alat bukti untuk meyakinkan jaksa penuntut umum sehingga ketika berkas dilimpahkan, bisa segera P21.
"Yang kedua, kami akan yakinkan teman-teman jaksa. Bagaimana teman-teman jaksa, jika nanti berkas perkara nanti selesai mereka akan menganalisa, menilai, menguji, dan mereka menerima," lanjutnya.
2. Selidiki Barang Sitaan
|
Foto: WIsnu Prasetiyo/detikcom
|
"Masih diselidiki. Mohon maaf, kami tidak bisa menyampaikan materi penyidikan kepada publik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Iqbal mengatakan, penggeledahan tersebut dilakukan untuk menguatkan alat bukti yang saat ini dimiliki oleh penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Penyidik menyita barang-barang di kamar Jessica berupa laptop, CPU, speaker aktif hingga tisu bekas pada saat penggeledahan, Rabu (3/2) kemarin.
3. Periksa Ulang Saksi
|
Foto: Mei Amelia
|
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal menyebutkan keterangan para saksi untuk memperkuat alat bukti yang sudah ada.
"Pemeriksaan saksi terus berjalan, semua saksi. Kembarannya, orangtuanya, suaminya mungkin pengulangan pemeriksaan saksi-saksi itu, termasuk karyawan kafe," ujar Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.
Penyidik terus bekerja siang dan malam untuk menyelesaikan perkata tersebut. "Tentunya untuk penguatan alat bukti dari pagi sampai larut malam dilakukan diskusi secara intensif untuk memanggil semua saksi-saksi," kata Iqbal.
Seluruh saksi akan terus diperdalam keterangannya agar penyidikan kasus bisa semakin terang benderang.
4. Kantongi Informasi Penting
|
Foto: Istimewa
|
"Kita sudah diberikan informasi (oleh polisi Australia) dan sudah cukup signifikan untuk penyidik menguatkan alat bukti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/2/2016).
Saat ditanya apakah informasi dari AFP tersebut terkait pekerjaan Jessica di Australia, Iqbal enggan membeberkan lebih detil.
"Saya tidak bisa sebutkan kepada J atau M. Saya sebutkan secara global saja background saksi, tersangka," ujarnya.
Iqbal mengatakan, kerjasama dengan AFP dilakukan mengingat latarbelakang korban, tersangka dan sejumlah saksi-saksi pernah menetap di Australia. "Karena kami sudah mengidentifikasi semua saksi yang cukup penting. Backgroundnya ada di Australia, sehingga kami ingin buat terang tindak pidana," tambahnya.
Halaman 2 dari 5











































