Ke-10 orang itu berangkat dari Jayapura dengan pesawat Batik Air pukul 17.00 WIT. Kepala Distrik Tingginambut, Yulius Tabuni, jadi pemipin rombongan.
Selama berada di Jakarta, mereka direncanakan akan bertemu dengan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Sutiyoso. Juga berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah, Monumen Nasional (Monas), Taman Impian Ancol, Gereja Katedral dan Gereja Immanuel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dandim 1714/PCJ, Letkol Inf Bayu Sudarmanto, saat mendampingi ke-10 warga tersebut menyebutkan, pihaknya bersyukur anak buah Goliat Tabuni yang merupakan pimpinan OPM di Tingginambut sadar dan mau menyerahkan diri serta bergabung ke NKRI.
"Ini hal yang sangat kita banggakan dan diharapkan bisa diikuti oleh yang lain," ujar Bayu kepada wartawan di Jayapura.
Bayu melepas kepergian rombongan ke Jakarta. Selanjutnya, 'komando' diserahkan ke Yulius Tabuni.
Baca: Alasan 10 Anggota OPM Serahkan Diri: Kami Bosan Berjuang, Tidak Ada Hasil
Menurut Yulius Tabuni, tujuan ke Jakarta adalah untuk memberikan pencerahan bagi mereka bahwa Indonesia itu luas. Dengan demikian, pikiran mereka akan terbuka.
"Kita ke Jakarta untuk membuka wawasan mereka bahwa Indonesia ini luas dan melihat pembangunan di Jakarta, agar mereka juga terpikir untuk membangun daerahnya," katanya.
Sementara itu, Terianus Enumbi mengatakan, penyerahan diri kepada pemerintah karena tidak ingin lagi ada pertumpahan darah di Papua. "Kami tidak ingin lagi ada pertumpahan darah di sini (Papua), tetapi kami ingin kampung kami dibangun oleh pemerintah," katanya dalam bahasa daerah yang diterjemahkan Yulius Tabuni. (trw/trw)










































