BNPB: Curah Hujan Meningkat, 20 Provinsi Dilanda Banjir

BNPB: Curah Hujan Meningkat, 20 Provinsi Dilanda Banjir

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Selasa, 26 Jan 2016 06:09 WIB
BNPB: Curah Hujan Meningkat, 20 Provinsi Dilanda Banjir
Dampak banjir bandang di Buleleng, Bali. Foto: Dok. Sutopo Purwo Nugroho/BNPB
Jakarta - El Nino menyebabkan musim penghujan datang lebih lambat dari biasanya. Tetapi, curah hujan menjadi lebih tinggi ketimbang biasanya.

"Dengan meningkatnya curah hujan, maka potensi banjir dan longsor juga meningkat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada detikcom, Senin malam (25/1/2016).

Terhitung sejak 1 Januari 2016, sudah ada 35 kabupaten/kota dari 20 provinsi yang dilanda banjir. Provinsi yang terendam banjir itu yakni Bali (1 kab/kota), Bangka Belitung (1 kab/kota), DI Yogyakarta (1 kab/kota), DKI Jakarta (1 kab/kota), Gorontalo (2 kab/kota), Jambi (1 kab/kota), Jawa Barat (3 kab/kota), Jawa Tengah (2 kab/kota), Jawa Timur (6 kab/kota), Kalimantan Tengah (2 Kab/Kota), Kalimantan Timur (1 kab/kota), Lampung (1 kab/kota), NTB (1 kab/kota), Aceh (2 kab/kota), Riau (2 Kab/kota), Sulawesi Selatan (1 kab/kota), Sulawesi Tengah (1 kab/kota), Sulawesi Tenggara (1 kab/kota), Sumatera Barat (3 kab/kota) dan Sumatera Selatan (2 kab/kota).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dampak yang ditimbulkan yakni 3 orang meninggal dunia, 713.584 jiwa menderita dan mengungsi," sebut Sutopo.

Banjir juga mengakibatkan 139 unit rumah rusak, 8.602 unit terendam, serta 2 unit fasilitas pendidikan dan 2 unit fasilitas peribadatan terendam. Puncak musim penghujan diperkirakan Sutopo terjadi pada akhir Januari hingga Februari 2016. (bag/bag)


Berita Terkait