Jokowi: Jangan Ada Egosentrisme dalam Berantas Terorisme!

Jokowi: Jangan Ada Egosentrisme dalam Berantas Terorisme!

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Kamis, 21 Jan 2016 16:27 WIB
Jokowi: Jangan Ada Egosentrisme dalam Berantas Terorisme!
Foto: Pool
Jakarta - Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas untuk membahas rencana revisi UU No 15/2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme. Jokowi menekankan agar tak ada egosentrisme.

"Saya perintahkan Panglima, Kapolri, dan Kepala BIN untuk perkuat sinergi. Jangan lagi ada egosentrisme, jangan lagi ada kompartementasi, dan saya ingin komunikasi intelijen lebih meningkatkan kemampuan, kontra teror, deteksi, cegah dan tangkal teror," kata Jokowi saat membuka rapat di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (21/1/2016).

Pemberantasan terorisme harus fokus pada pelemahan kekuatan terorisme, kata Jokowi. Proses pelemahan itu, menurut Jokowi, dimulai dari ideologi, kepempinan, jejaring, organisasi, dan terorisme.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla dalam memimpin rapat ini. Hadir pula di antaranya Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Menko PMK Puan Maharani, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkum HAM Yasonna, Mendikbud Anies Baswedan, Menristekdikti M Nasir, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala BIN Sutiyoso, Jaksa Agung Prasetyo, dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.


"Saya juga minta pada Menkum HAM, Menag, Menkominfo, BNPT untuk lebih fokus dalam upaya kontra terorisme. Lanjutkan program deradikalisasi bagi para napi terorisme," imbuh Jokowi.

Sebelumnya wacana revisi ini disebut-sebut akan menambah wewenang BIN dalam melakukan penindakan. Kepala BIN Sutiyoso sebelum rapat juga menyatakan akan mengusulkan hal tersebut. "Itu kan ada beberapa kelemahan di situ (penindakan). Iya, akan diusulkan," kata Sutiyoso. (bag/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads