Tapi apa yang dituturkan Bahrun itu ditepis mentah-mentah pihak Imigrasi.
"Tidak benar pengakuan itu. Paspor keluar prosesnya sesuai prosedur," jelas Direktur Lalulintas Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi, Maryoto Sumadi, Senin (18/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak," tambah dia.
(Baca juga: Penjelasan Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM Soal Paspor Bahrunnaim).
Sebelumnya Bahrunnaim menceritakan strategi untuk mendapatkan paspor. Langkah pertama adalah dia dan kawan-kawannya mendirikan sebuah perusahaan media. Tak disebutkan secara jelas media yang didirikan oleh Bahrunnaim dan kawan-kawannya.
"Dengan media inilah saya mendapatkan posisi bergaining dengan rezim dan kekuatannya. Bahkan kami mendapat jaringan informasi dari berbagai pihak yang bisa dibilang menjadikan posisi kami dianggap bahaya oleh rezim," tulis dia. (dra/dra)











































