Sisir Menara Cakrawala dan Gedung Jaya, Polisi Temukan 6 Bom

Sisir Menara Cakrawala dan Gedung Jaya, Polisi Temukan 6 Bom

Ray Jordan - detikNews
Kamis, 14 Jan 2016 18:09 WIB
Sisir Menara Cakrawala dan Gedung Jaya, Polisi Temukan 6 Bom
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Polisi berhasil melumpuhkan kelompok teroris yang melakukan penyerangan di Starbucks di Menara Cakrawala dan pos lantas di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Setelah teroris dilumpuhkan polisi melakukan penyisiran di Menara Cakrawala atau Skyline, pos polisi di jalan Thamrin dan Gedung Jaya yang ada di seberang Menara Cakrawala.

Penyisiran dilakukan untuk memastikan bahwa tak ada lagi bom atau granat setelah pelaku teror dilumpuhkan. Dari hasil penyisiran, polisi menemukan 6 bom siap ledak. "Saat clearing device kami temukan 6 bom, lima berukuran kecil sekepalan tangan dan satu lagi lebih besar sebesar kaleng biskuit," kata Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian kepada wartawan di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (14/1/2016). Kapolda didampingi Seskab, Menko Polhukam dan Panglima TNI dalam jumpa pers itu.

Selain 6 bom, dari tubuh pelaku yang meninggal dunia ditemukan satu senjata FN rakitan. Polisi berhasil melumpuhkan kelompok teroris yang menyerang Starbucks dan pos polisi di jalan Thamrin setelah baku tembak selama 15 menit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tito menyebut bahwa teroris yang beraksi Kamis siang tadi merupakan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pimpinan Bahrun Naim. Bahrun Naim adalah salah satu tokoh yang ingin merebut pimpinan tertinggi ISIS di Asia Tenggara.

Menurut Tito, di bawah Abu Bakr Al-Bagdhadi, ISIS mengubah strategi. Mereka tak lagi menyerang di kawasan Suriah dan Irak, melainkan mulai melebar ke seluruh dunia. ISIS, kata Irjen Tito, membuka cabang di seluruh dunia untuk melancarkan operasinya, seperti di Prancis, Turki dan Asia Tenggara. (erd/nrl)


Berita Terkait