"Mengutuk keras tindakan dan perilaku pemboman yang menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. Menyampaikan belasungkawa kepada para korban baik yang wafat maupun yang terluka. Semoga keluarganya diberikan kesabaran,"Β bunyi siaran pers PP Muhammadiyah, Kamis (14/1/2015).
Siaran pers ini ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum Abdul Mu'ti. PP Muhammadiyah berharap persoalan ini diusut tuntas sampai akarnya.
"Mendesak aparatur keamanan, khususnya Kepolisian dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengusut tuntas motif dan pelaku pemboman secara profesional, objektif, dan seksama. Polisi hendaknya tidak mengambil kesimpulan secara terburu-buru dalam menyampaikan informasi mengenai motif dan pelaku pemboman sebelum memiliki bukti kuat dan dapat dipertanggungjawabkan," demikian sikap PP Muhammadiyah.
PP Muhammadiyah juga mendukung pemberantasan dan pencegahan terorisme oleh pemerintah dengan tetap memperhatikan hak asasi manusia, praduga tak bersalah, dan hukum yang berlaku. Upaya pemberantasan dan pencegahan teroris harus dilakukan dengan berbagai pendekatan yang menyeluruh.
"Mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh berita yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat hendaknya tetap tenang dan tidak takut, serta mempercayakan sepenuhnya masalah pengamanan kepada aparatur keamanan," demikian penutup siaran pers tersebut.
(van/nrl)











































