Polisi melumpuhkan para pelaku teroris tersebut lewat baku tembak. Saat ini lokasi sudah berhasil diamankan oleh polisi. Bekas-bekas ledakan dan baku tembak masih bisa dilihat.
Persis di pagar yang memisahkan Starbucks dengan trotoar terdapat ceceran darah yang masih basah. Berjarak sekitar 1 meter, tepatnya di area parkiran di depan Starbucks yang berdampingan dengan gerai Burger Kings, ada juga ceceran darah yang mulai mengering.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Ada 3 mobil di area parkiran. Satu buah mobil Nissan Grand Livina warna abu-abu bernomor polisi B 16** UZE. Mobil ini mengalami kerusakan di kaca dan pintu bagian belakang. Di kaca bagian depan juga terdapat beberapa lubang seperti bekas tembakan.
Di samping mobil Grand Livina ada mobil Daihatsu Sirion B 14** POR. Mobil ini mengalami kerusakan di pintu bagian belakang, kaca di pintu bagian depan terlepas. Ada enam lubang di pintu kanan bagian depan, dan 1 di bumper.
Di sebelah kiri mobil Daihatsu Sirion ada mobil Suzuki abu-abu B 19** EKG. Mobil ini tampak utuh hanya penyok seperti terkena benturan paku atau baut di pintu bagian belakang.
Sementara gerai Starbucks juga mengalami kerusakan yang cukup hebat. Lantai dan atap bagian dalam Starbucks tampak rusak parah, begitu juga lampu gantung yang ada di bagian luar. Empat daun pintu dan kaca gerai terlepas dari posisinya.
Saat ini tim Pulabfor Polri masih berada di Starbucks untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Menara Cakrawala merupakan Menara perkantoran yang juga dihuni sejumlah tenant seperti Starbucks, Burger King, dan bioskop Djakarta Theater. Menara ini dipisahkan oleh jalan Wahid Hasyim dengan pusat perbelanjaan Sarinah Thamrin.
(erd/nrl)












































