"Setelah mendengar adanya pencabutan SK tadi pagi, sesepuh partai dan para tetua ormas pendiri partai yang meminta momentum pencabutan SK ini untuk rekonsiliasi," ujar Romahurmuziy (Romi) kepada wartawan, Jumat (08/01/2016).
Menurut Romi ada 55 orang yang diundang dalam rapat harian. Romi juga mengundang 9 orang dari kepengurusan Djan Faridz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya rekonsiliasi ini terus ditempuh dengan harapan Muktamar kedua kubu bisa digelar. Karena itu Mahkamah Partai PPP juga turut diundang dalam rapat harian ini.
"Fungsi mahkamah partai menjadi vital. Itulah mengapa kita mengundang dan akan menanyakan kepada Beliau-Beliau bagaimana sebaiknya," imbuh Romi.
Terkait status kepengurusan Muktamar Surabaya, Romi telah mendaftarkan peninjauan kembali ke MA. Upaya ini dilakukan sebagai antisipasi jika proses rekonsiliasi yang sedang ditempuh tidak menemui kesepakatan kedua kepengurusan. (fdn/fdn)











































