"Kita sudah cek dan ternyata yang paling banyak tersumbat itu saluran-saluran kecil. Seperti di Kuningan dan Gatot Subroto, itu udah ngga kuat nampung air jadi ngga tersalurkan ke gorong-gorong besar," kata Djarot usai memperingati HUT 70 Hari Amal Bhakti Kementerian Agama di Kantor Kanwil Provinsi DKI Jakarta, Cawang, Jaktim, Minggu (3/1/2016).
Djarot menegaskan, pembersihan saluran air sudah dilakukan untuk mengangkut sampah-sampah yang jadi penyumbat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya setelah kita bersihkan saluran yang besar-besar, kita akan keruk juga gorong-gorong atau saluran yang kecil, agar aliran air dapat jalan," sambung Djarot.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebelumnya meminta warga melapor ke dirinya bila melihat genangan di jalanan yang menghambat lalu lintas.
(Baca juga: Musim Penghujan, Ahok: Jika Masih Ada Genangan Mohon Mention ke Saya)
Laporan tersebut bisa disampaikan melalui akun Twitter pribadinya atau melalui aplikasi Qlue.
"Jika masih ada banjir/genangan mohon mention ke saya dengan hastag #hujanjkt (spasi) kelurahan (spasi) lokasi tepatnya. Saya terus monitor," ujar Ahok melalui akun Twitter-nya, @basuki_btp Selasa (29/12/2015) lalu.
(adit/fdn)











































