Kasus Pegawai TransJ Tersetrum, PLN Diminta Cek Ulang Instalasi Listrik

Kasus Pegawai TransJ Tersetrum, PLN Diminta Cek Ulang Instalasi Listrik

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 30 Des 2015 22:52 WIB
Kasus Pegawai TransJ Tersetrum, PLN Diminta Cek Ulang Instalasi Listrik
Foto: Yulida Medistiara
Jakarta - Camat Sawah Besar, Jakpus, Martua Sitorus meninjau lokasi tewasnya pasangan sejoli Niko Adeli dan Siti Nurhayati. Martua meminta PLN untuk melakukan pengcekan ulang di bawah tanah yang disebut PLN terkelupas sehingga menimbulkan tegangan listrik saat tergenang air.

"Kita akan bagi ke porsi masing-masing kalau memang ini (kabel) masuknya ke Dinas Perindustrian dan Energi atau PJU (penerangan jalan umum) dan PLN. Jadi kita serahkan kepada mereka untuk diadakan pengecekan ulang mengenai intalasi," ujar Martua di Halte Busway Mangga Dua, Jl Mangga Dua Raya, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2015).

(Baca juga: Ahok: TransJ Beri Santunan Rp 20 Juta untuk Pegawai yang Tewas Tersetrum)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Martua berharap PLN termasuk pihak terkait instalasi PJU bisa bekerja secepatnya untuk melakukan pengecekan ulang. Ia menunggu hasil dari pengecekan itu untuk mengetahui kabel yang bermasalah milik PJU atau milik PLN.

"Padahal kita sudah bilang ke PJU dan PLN untuk semua utilitas mesti melakukan pengecekan," imbuhnya.



Berdasarkan data yang didapat Martua dari kepolisian, dugaan sementara kedua korban tewas tersengat arus listrik. Namun, hal itu masih sementara karena menunggu hasil visum.

(Baca juga: PLN: Pegawai TransJ Tewas Tersengat Kabel PJU Dalam Tanah yang Terkelupas)

"Kita maksimalkan supaya kejadian ini tidak tetulang lagi. PJU tadi sudah mengecek hal-hal yang kita curigai adanya panel-panel listrik diadakan pengecekan ulang sehingga kondisinya memang dalam kondisi baik," imbuh Martua.

Martua mendapat laporan dari pihak PJU yang mengaku hasil dari pengecekan sementara PJU tidak menemukan hal yang mengkhawatirkan. Saat ini PJU telah memutus aliran listrik sementara di tiang penerangan jalan umum.

"Kita tidak tahu kondisinya karena kita juga tidak bisa mengecek kabel PLN karena beda tanggung jawabnya," katanya.

Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Aries Dwianto sebelumnya menerangkan, sudah dilakukan peninjauan di lokasi terkait insiden tersebut. Hasilnya, ada instalasi kabel PJU-yang dikelola Pemprov DKI-di dalam tanah yang terkelupas.

"Aliran listrik berasal dari instalasi kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di dalam tanah yang terkelupas. Terdapat genangan air yang merupakan konduktor listrik di sekitar kabel PJU terkelupas tersebut, sehingga pegawai TransJakarta tersengat listrik saat melintasi genangan air," terang Aries dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Rabu (30/12)

Aries mengklaim, kabel-kabel serta instalasi PLN lainnya di area terseut dalam keadaan baik dan aman. Menurutnya, pihak terkait sudah mengambil langkah untuk melokalisir kabel terkelupas tersebut untuk alasan keamanan.


(fdn/fdn)


Berita Terkait