Penyaluran Dana Kompensasi BBM Diawasi BPKP & Universitas
Sabtu, 05 Mar 2005 11:40 WIB
Jakarta -
Wakil Presiden Jusuf Kalla yakin penyaluran dana kompensasi bahan bakar minyak (BBM) akan terawasi dengan baik. Pengawasan akan dilakukan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan yang disertai pengawas daerah, para rektor, dan mahasiswa di seluruh Indonesia.Hal ini disampaikan Wapres Jusuf Kalla dalam acara Dies Natalis ke-7 di Universitas Paramadina, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (5/3/2005)."Pengawasan akan dilakukan dua struktural yaitu BPKP bersama-sama pengawas daerah dan 35 rektor universitas di seluruh Indonesia bersama puluhan ribu mahasiswa. Jadi kita yakin proses ini akan terawasi dengan baik," kata Kalla.Sementara terkait dengan kompensasi untuk pengguna transportasi umum akibat kenaikan tarif angkutan, Kalla menyatakan kompensasinya masih dihitung. Dan bagaimana teknisnya akan dirapatkan dalam rapat kabinet.Pemerintah menganggarkan dana awal kompensasi BBM) sebesar Rp 17,8 triliun. Kebijakan itu diambil berkaitan dengan rencana kenaikan harga BBM sebesar 29 mulai 1 Maret lalu. Kompensasi BBM ini dijalankan melalui, antara lain, program beras untuk masyarakat miskin (raskin), bantuan usaha kecil menengah dan pembangunan infrastruktur, jaminan pelayanan kesehatan penduduk miskin, dan pemberian beasiswa bagi anak dari keluarga miskin.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































