DetikNews
Senin 21 Desember 2015, 09:59 WIB

Ada Pistol Hingga Jenglot di Lapas Kerobokan, Menkum HAM: Sangat Memalukan!

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Ada Pistol Hingga Jenglot di Lapas Kerobokan, Menkum HAM: Sangat Memalukan! Barang bukti senjata tajam di LP Kerobokan (Foto: istimewa)
Jakarta - Menkum HAM Yasonna Laoly marah besar dengan hasil temuan berbagai senjata tajam, senjata api, hingga jenglot di Lapas Kerobokan Bali. Menurut Yasonna, temuan itu sangat memalukan.

"Sangat memalukan, karena kalau barang-barang kecil atau apa gitu enggak apa-apa. Ini senapan lho, gimana? Persoalan besar itu," kata Yasonna usai melantik pegawai baru di kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2015).

Yasonna memandang, jajaran Kalapas Kerobokan tidak bekerja dengan baik. Bahkan menurutnya terkesan ada pembiaran.
Temuan jenglot di LP Kerobokan (istimewa)
"Itu bagaimana bisa di situ barang-barang yang seharusnya tidak ada. Memang kalau senjata tajam memang kadang-kadang mereka kerja di dalam, tapi ada senapan ada samurai kan tidak benar ini. Berarti tidak ada kerja, tidak ada penggeledahan, bahkan tidak ada razia-razia yang dilakukan," jelasnya.

Tim investigasi yang dibentuk Kemenkum HAM sudah berada di Bali. Langkah-langkah tegas akan segera diambil menindaklanjuti temuan memalukan itu.

"Tim investigasi sudah di sana. Tapi tidak cukup hanya investigasi, sekarang ambil tindakan awal dulu," tegas Yasonna.
Temuan pistol di LP Kerobokan (istimewa)
Seperti diberitakan sebelumnya, petugas LP Kerobokan, Bali, menggeledah kamar narapidana menyusul adanya keributan di LP yang menewaskan 2 napi pada Kamis kemarin. Petugas menemukan barang-barang yang dilarang, mulai dari senjata tajam hingga jenglot.

Penggeledahan dilakukan sebanyak 3 kali di 12 blok yang terdiri dari ratusan kamar. Saat penggeledahan kamar dalam kondisi kosong karena para napi sudah dipindah pasca keributan di LP.

Penggeledahan pertama dilakukan pada Jumat (18/12) pukul 11.00 WITA. Barang-barang yang ditemukan yaitu, senjata api jenis revolver 3 pucuk, amunisi kaliber 3,8 mm 22 butir, 21 samurai, 15 pisau belati, 3 pisau lipat, 1 tombak, 2 kapak, 6 pisau kecil, 2 trisula dan 1 sabit. Ada juga sekitar 200 gram sabu.

Penggeledahan kedua dilakukan Jumat (18/12) malam. Barang yang ditemukan berupa 50 buah handphone, airsoft guns, ratusan senjata tajam, sabu 2 ons.

Penggeledahan ketiga  dilakukan hari ini Sabtu (19/12). Petugas berhasil mengamankan 2 senjata api, 40 peluru, ratusan senjata tajam, ganja kering 2 kg, sabu lima paket seberat 5 gram, uang Rp 5 juta, handphone 129 buah dengan berbagai merek dan jenglot.

Barang-barang yang diamankan sudah diserahkan ke unit Reskrim Polres Badung untuk penyelidikan lebih lanjut tarkait pemilik barang dan bagaimana cara menyelundupkannya.
(Hbb/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed