"Tersangka Mantik ini merupakan gembong begal di wilayah Panongan. Namun dia tidak ada di safe house-nya saat digerebek, tetapi kami menemukan barang bukti berupa senjata api yang disimpan di dalam jok motor Yamaha Vega milik tersangka," ujar Kanit Reskrim Polsek Panongan Ipda Edy Sumantri kepada detikcom, Sabtu (19/12/2015).
(Baca juga: Buronan Perampok yang Bermodus Mengaku Polisi Ditangkap di Tangsel)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah dua hari melakukan penyelidikan, petugas kemudian mencurigai seorang pria bermotor tanpa pelat nomor dengan ciri-ciri seperti Mantik.
"Saat itu hendak ditangkap, tetapi tersangka kabur ke wilayah Viktor, Serpong, Tangsel," sambung Ipda Edy.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan di rumah kontrakan yang diduga jadi tempat persembunyian tersangka dengan menggeledah rumah tersebut.
"Saat itu pintu gerbangnya terbuka dan terdapat jejak roda motor yang baru, kemudian ditemukan 1 unit sepeda motor Yamaha Vega warna hitam tanpa plat nomor, dari keterangan warga pemilik motor tersebut mengontrak di salah satu kontrakan," lanjutnya.
Dok. Polsek Panongan, Tangerang |
Setelah meminta izin pemilik rumah untuk penggeledahan terhadap rumah yang dihuni tersangka. Namun tersangka rupanya tidak ada di dalam rumah tersebut.
Petugas hanya menemukan motor Yamaha Vega yang digunakan untuk melakukan kejahatan yang di dalam joknya berisi sepucuk pistol rakitan jenis revolver berikut 5 butir peluru. Polisi juga menemukan 3 buah kunci letter T dan gagang pemutarnya di dalam tas di jok motor tersebut.
Sebelumnya, tersangka Ahdi ditangkap di Buaran, Tangsel pada tanggal 17 Deaember 2015 dini hari lalu, dua jam setelah melakukan aksi begal di kawasan Panongan, Kabupaten Tangerang. Ahdi merupakan buronan Polres Pandeglang, Banten atas kasus perampokan.
(mei/fdn)











































Dok. Polsek Panongan, Tangerang