"Ada 4.000 item yang harus dimasukkan terlebih dahulu (ke e-Budgeting)," kata Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta, Muhammad Yuliadi, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (15/12/2015).
Rencananya, hari ini Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membacakan nota keuangan dan RAPBD Tahun Anggaran 2016 dalam rapat paripurna DPRD DKI. Namun agenda ituΒ tertunda gara-gara Pemprov DKI belum selesai menggarap Rencana Kerja Anggaran (RKA), lebih spesifiknya yakni memasukkan item anggaran ke e-Budgeting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rabu (17/12) rapat paripurna kita akan membahas RAPBD. Kemudian Selasa (23/12), DPRD DKI mengetok Raperda APBD untuk diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri," tutur Yuliadi yang menjemput Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat untuk menghadiri rapat paripurna.
Sedianya, rapat paripurna DPRD hari ini dihadiri Gubernur Ahok. Namun kini rapat telah berlangsung, dimulai pukul 14.50 WIB, dan Ahok tak hadir, melainkan dihadiri oleh Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRd Mohammad Taufik ini mengagendakan pengesahan Raperda tentang Kepemudaan dan Raperda tentang Olahraga. (dnu/aan)











































