Mikrolet M-28 Jurusan Kampung Melayu-Pondok Gede Mogok

Mikrolet M-28 Jurusan Kampung Melayu-Pondok Gede Mogok

- detikNews
Jumat, 04 Mar 2005 15:38 WIB
Jakarta - Aksi angkutan kota mogok terus berlanjut, kali ini dilakukan sopir mikrolet M-28 jurusan Kampung Melayu-Pondok Gede yang menuntut kenaikan tarif dari Rp 1.800 menjadi Rp 2.400. Aksi mogok telah berlangsung dua hari.Sekitar 15 mikrolet tampak nongkrong di sekitar Pasar Pondok Gede. Sopir-sopir memilih mengobrol sambil minum kopi bersama rekannya di warung sekitar pasar. Untungnya, Mikrolet M-18 dengan jurusan yang sama, yakni Kampung Melayu-Pondok Gede tetap beroperasi sehingga penumpang tidak terlantar meski harus melewati rute yang berbeda."Setiap hari, saya harus nombok sekitar Rp 30 ribu dari uang makan. Biasanya, kalau isi bensin Rp 100 ribu per hari sekarang jadi Rp 135 ribu per hari. Belum lagi, biaya kebutuhan hidup yang mahal," kata Jermal (30), salah seorang sopir di Pasar Pondok Gede, Bekasi, Jumat (4/3/2005). Menurut dia, para sopir sepakat melakukan aksi mogok sampai pemerintah mengeluarkan surat keputusan (SK) kenaikan tarif angkutan kota. Jumlah armada mikrolet M-28 sebanyak 90 unit."Kami akan terus melakukan aksi ini satu hingga dua hari lagi, sampai ada keputusan resmi dari pemerintah mengenai kenaikan tarif. Kami menuntut agar tarif angkutan dinaikan," ujarnya. (aan/)


Berita Terkait