Ganjar Pranowo Ingin Alumni UGM Ikut Serta Berkontribusi Bagi Bangsa

Ganjar Pranowo Ingin Alumni UGM Ikut Serta Berkontribusi Bagi Bangsa

Bagus Kurniawan - detikNews
Minggu, 13 Des 2015 15:04 WIB
Ganjar Pranowo Ingin Alumni UGM Ikut Serta Berkontribusi Bagi Bangsa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi pembicara diskusi di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (12/9/2013). Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Yogyakarta - Sekitar 250.000 alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebar di seluruh Indonesia. Ketua Umum Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama), Ganjar Pranowo meminta agar alumni UGM ikut membantu dan memberikan kontribusi dalam menyelesaikan berbagai masalah di daerah.

"Alumni harus bisa berkontribusi terhadap daerah yang dia tempati dan terhadap lembaga yang dia abdi," ungkap Ganjar Pranowo di sela-sela kegiatan Niti Laku dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-66 UGM di Yogyakarta, Minggu (13/12/2015).

Apapun yang menjadi persoalan, lanjut Ganjar, sedikit banyak alumni yang bisa memberikan kontribusi. Dia mengharapkan peran alumni bisa bermanfaat untuk Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sedikit banyak apa yang bisa dikontribusikan harus dikontribusikan. Alumni harus berkontribusi alumni berkontribusi. Di ulang tahun ke-66 ini bukan hanya Universitas Gadjah Mada saja, tapi alumni sebanyak 250 ribu itu bisa berperan," ungkap Gubernur Jawa Tengah itu.

Selain itu, Ganjar juga membahas mengenai masalah kebakaran hutan dalam pertemuan Kagama itu. Pembicaraan mengenai kebakaran hutan yang dibicarakan mengenai langkah-langkah penanganan kebakaran.

"Harapannya pada bulan Februari-Maret sudah bisa dicegah terjadinya kebakaran hutan," katanya.

Selain itu, lanjut dia, Ganjar juga membahas politik energi utamanya mengenai energi yang bisa dikembangkan dengan teknologi-teknologi baru dan renewable serta tidak menggunakan energi fosil. Masalah lain yakni soal kedaulatan pangan juga dibahas terutama berkaitan peningkatan produktivitas dengan teknologi baru, persoalan lahan sempit atau berkurang bisa dibuat lebih optimal.

Dia berharap semua anggota Kagama dimana pun bisa ikut menyelesaikan persoalan politik atau kegaduhan politik yang terjadi.

"Kalau ada masalah seperti ini penyelesaiannya. Teorinya juga seperti apa. Termasuk soal penegakan hukum masalah KPK," pungkas Ganjar. (bgs/dhn)


Berita Terkait