"NM ada di bareskrim, untuk O dan F kami kembangkan di tempat lain , kita merujuk kembangkan kasus yang ditangani Polres Jakarta Selatan,Β dari RB (Robby Abbas)," ujar Kasubdit Judisila Dittipidum Bareskrim Polri, Kombes Umar Fana di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (11/12/2015).
Baca juga: Manajer Artis F dan Germo O Sudah Diintai Polisi Berbulan-bulan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban adalah artis dan juga model dan juga model catwalk pakaian begitu atas nama NM dan PR, dari pengembangan paling murah di kelompok O ini 1 kali, short time tiga jam sekitar Rp 50 juta dan paling mahal Rp 120 juta termasuk artis senior juga dalam rekaman sedang dikembangkan menuju ke sana," jelas Umar.
Baca juga: 'Bongkar' HP Muncikari Penjual NM, Polisi Temukan Public Figure Jadi Pelanggan
Dari hasil penyelidikan dan berdasarkan data dari handphone F dan O, sudah diketahui pula siapa saja penikmat jasa para artis ini. Para pelanggan adalah pria-pria berkantong tebal yang mampu membayar sebesar Rp 50-120 juta sekali kencan.
"Dari chat HP-nya, via WA (WhatsApp -red). Di HP-nya itu ada foto pelanggan. Jadi foto yang mau 'makai' itu dikirim untuk meyakinkan (artis prostitusi). (Pelanggan) ada direktur perusahaan swasta nasional, ada orang Malaysia. Lalu pejabat perbankan swasta," urai Umar.
Baca juga: Kasus Prostitusi, Bareskrim Polri: Artis NM dan PR Korban
Menurut sumber di kepolisian, NM adalah artis seksi dan kontroversial Nikita Mirzani, sedangkan artis PR masih belum diketahui identitasnya. Karena dianggap sebagai korban, keduanya akan dibawa ke Dinas Sosial Jakarta Timur untuk mendapatkan pembinaan. Namun, hingga kini belum ada keterangan dari pihak Nikita dan PR terkait kasus prostitusi ini.
(Hbb/Hbb)











































