"Saya kira, menurut saya, parpol ini kalau orang mau bernegara ya harus punya partai politik," ucap usai menghadiri penghargaan Tahir Foundation di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jl Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan, Rabu (9/12/2015).
Menurut Ahok, orang-orang berpolitik yang dirasa kurang baik seharusnya partai politik menyadari dan menggantinya. Nanti dengan sendirinya masyarakat akan tahu dan memilih yang mana yang memiliki potensi membangun daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, tagar #BoikotPartaiPapa ramai di Twitter, Senin (7/12/2015), saat Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR memutuskan sidang dengan agenda mendengar keterangan teradu Ketua DPR Setya Novanto dilaksanakan secara tertutup atas permintaan Setya. Padahal, 2 sidang sebelumnya yang menghadirkan pengadu Menteri ESDM Sudirman Said dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dilaksanakan terbuka.
#BoikotPartaiPapa beredar bersama sebuah gambar dengan tulisan serupa dengan latar warna kuning. Ada juga gambar pohon beringin yang disilang. Selain itu ada tulisan 9 Desember sebagai penanda waktu pelaksanaan pilkada serentak.
"#MKDBobrok #boikotpartaipapa #bubarkanGOLKAR," kicau β@arden1917.
Ada juga @revolusipssi yang menampilkan gambar #boikotpartaipapa sambil berkicau soal sidang tertutup Setya Novanto yang dipimpin oleh kader Golkar Kahar Muzakir.
"Sidang tertutup dipimpin Kahar Muzakir dari Golkar yg hobi gebrak2 meja itu. #papamintasaham," cuitnya. (dhn/dhn)










































