"Kami tidak main-main karena sudah masuk ruang publik. Kami tidak pekak telinga, tidak pekak hati. MKD juga mendengar keinginan masyarakat," ucap anggota MKD asal PAN Sukiman kepada detikcom, Selasa (8/12/2015).
Baca juga: Novanto yang Minta Sidang MKD Digelar Tertutup
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi PAN itu menuturkan, tak hanya masyarakat tapi Presiden Jokowi yang marah dengan kasus ini juga jadi perhatian MKD. Hanya saja perlu sedikit bersabar karena untuk memutuskan sanksi perlu proses.
Setidaknya, MKD masih perlu mendengar keterangan saksi Reza Chalid dan menguji alat bukti rekaman Maroef Sjamsoeddin di Mabes Polri. Jika terbukti, maka Novanto pasi kena sanksi.
"Saya yakin hanya soal waktu saja. Mudah-mudahan keputusannya membawa keadilan," ujarnya.
Baca juga: Sidang Novanto Tertutup, #MKDBobrok Jadi Trending Topic
Sukiman juga memperhatikan berbagai kritik masyarakat di sosial media atas persidangan MKD, salah satunya soal tagar di twitter yang mendunia hinga meme-meme yang dibuat untuk mengkritik anggota MKD.
"Itu risiko kita dan bagian yang harus dievaluasi," ucap anggota Komisi II DPR itu.
Baca juga: MKD Akan ke Kejagung Minta Rekaman Asli Novanto Hari ini
Sebagaimana diketahui, setelah mendengarkan Novanto dalam persidangan kemarin, pimpinan MKD mulai hari ini akan menemui Kejaksaan Agung untuk meminta rekaman asli Maroef Sjamsuddin. Rekaman itu lalu diuji di Mabes Polri. Setelah uji alat bukti, MKD punya satu agenda lagi mendengar kesaksian Reza Chalid. (bal/tor)











































