Anggota MKD PAN: Kami Tak Main-main Sidangkan Kasus Novanto!

Anggota MKD PAN: Kami Tak Main-main Sidangkan Kasus Novanto!

M Iqbal - detikNews
Selasa, 08 Des 2015 12:19 WIB
Anggota MKD PAN: Kami Tak Main-main Sidangkan Kasus Novanto!
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Kritik masyarakat tehadap kasus dugaan pelanggaran etik Setya Novanto di MKD, terus bergulir dan bisa memicu gerakan massa yang protes pada DPR. Anggota MKD asal PAN Sukiman menegaskan pihaknya tak main-main dalam memproses kasus Novanto.

"Kami tidak main-main karena sudah masuk ruang publik. Kami tidak pekak telinga, tidak pekak hati. MKD juga mendengar keinginan masyarakat," ucap anggota MKD asal PAN Sukiman kepada detikcom, Selasa (8/12/2015).

Baca juga: Novanto yang Minta Sidang MKD Digelar Tertutup

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sukiman bersama beberapa anggota MKD lain termasuk yang mendorong agar sidang Novanto kemarin terbuka, namun ketokan palu pimpinan Kahar Muzakir membuat drama papa minta saham itu tertutup dalam 3 jam persidangan.

Politisi PAN itu menuturkan, tak hanya masyarakat tapi Presiden Jokowi yang marah dengan kasus ini juga jadi perhatian MKD. Hanya saja perlu sedikit bersabar karena untuk memutuskan sanksi perlu proses.

Setidaknya, MKD masih perlu mendengar keterangan saksi Reza Chalid dan menguji alat bukti rekaman Maroef Sjamsoeddin di Mabes Polri. Jika terbukti, maka Novanto pasi kena sanksi.

"Saya yakin hanya soal waktu saja. Mudah-mudahan keputusannya membawa keadilan," ujarnya.

Baca juga: Sidang Novanto Tertutup, #MKDBobrok Jadi Trending Topic

Sukiman juga memperhatikan berbagai kritik masyarakat di sosial media atas persidangan MKD, salah satunya soal tagar di twitter yang mendunia hinga meme-meme yang dibuat untuk mengkritik anggota MKD.

"Itu risiko kita dan bagian yang harus dievaluasi," ucap anggota Komisi II DPR itu.

Baca juga: MKD Akan ke Kejagung Minta Rekaman Asli Novanto Hari ini

Sebagaimana diketahui, setelah mendengarkan Novanto dalam persidangan kemarin, pimpinan MKD mulai hari ini akan menemui Kejaksaan Agung untuk meminta rekaman asli Maroef Sjamsuddin. Rekaman itu lalu diuji di Mabes Polri. Setelah uji alat bukti, MKD punya satu agenda lagi mendengar kesaksian Reza Chalid. (bal/tor)


Berita Terkait