Kepada dokter, warga RT014/006 Kelurahan Krendang, Tambora, ini naik Metromini B80 Grogol-Kalideres menuju tempat kerjanya. Saat bus menerobos pintu perlintasan kereta, ia sempat menengok ke arah Stasiun Angke di sebelah kiri bus dan tak ada kereta di sana.
Lalu ia mendengar teriakan dan ternyata kereta datang dari arah kanan bus. Saat bus tertabrak, Hendi terlempar dari Metromini yang ditumpanginya.
Sejak kecelakaan hingga sekarang dirawat di RSUD Tarakan, Hendi tetap dalam kondisi sadar. Dokter Nania menjelaskan, Hendi tidak pingsan dan tak sesak nafas, namun dalam kondisi lemas.
Nania mengatakan, Hendi harus dioperasi karena patah tulang lengan kanannya. "Tapi keluarganya tidak mau," ujarnya. (okt/okt)











































