Warga Kampung Janis, Pekojan III, Jakarta Barat, ini bercerita saat kejadian ia tengah ngobrol di dekat pintu kereta. Saat itu ada bus Metromini melambat menjelang pintu kereta, lalu pelan-pelan memutari palang dan menerobos.
"Saya sama orang-orang di sini neriakin supaya jangan maju," kata Jamal. "Sopirnya sempat ragu-ragu, tapi akhirnya malah tancap gas."
Menurut Jamal, hanya satu orang yang dilihatnya sempat melompat dari bus yang tidak terlalu penuh penumpang itu sebelum tertabrak kereta. "Yang lainnya (di dalam bus) terseret kereta," ujarnya.
Sejauh ini polisi memastikan 14 orang tewas dan 10 terluka akibat kecelakaan ini. Kabid Dokes Polda Metro Jaya, Kombes Pol Musafak menyatakan ada empat korban luka di RS Sumber Waras, satu orang di RSUD Tarakan, dan di RS Atma Jaya lima orang. (okt/okt)











































