Jaga Marwah dan Etika, MKD Harus Berani Panggil Paksa Reza Chalid

Jaga Marwah dan Etika, MKD Harus Berani Panggil Paksa Reza Chalid

Hardani Triyoga - detikNews
Jumat, 04 Des 2015 07:59 WIB
Jaga Marwah dan Etika, MKD Harus Berani Panggil Paksa Reza Chalid
Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Jakarta - Pengusaha Reza Chalid tak datang memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan kasus yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto. MKD diminta tetap berani menegakan etika dan kehormatan dalam kasus ini dengan berupaya memanggil Reza Chalid.

Dorongan agar pengusaha minyak itu datang dan memberikan keterangan ke MKD terus disuarakan. Termasuk dorongan pemanggilan paksa apabila Reza tak hadir.

"Harus dipanggil paksa. Penegakan etika dan kehormatan itu adalah keberanian. Semua sama di mata hukum, tak ada keistimewaan. MKD bekerja atas dasar konstitusi. MKD harus tunjukan marwahnya sebagai institusi penegak etika dewan," ujar pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Andar Nubowo saat dikonfirmasi, Jumat (4/12/2015).

Dia menilai kehadiran Menteri ESDM Sudirman Said dan Presdir PT Freeport Maroef Sjamsuddin dalam persidangan MKD menjadi hal positif terhadap penyelesaian pelanggaran etika dan marwah politik Ketua DPR Setya Novanto. Pemanggilan Reza Chalid harus dilakukan tanpa kecuali.

Apalagi MKD sudah menjadwalkan Novanto akan diminta keterangan oleh MKD pada Senin (7/12).

"Keterangan Sudirman Said, Maroef Sjamsuddin, dan Reza Chalid harus digali, diinvestigasi. Karena ketiganya lah kunci dari kasus yang mencuat ini," tuturnya.

Baca juga: Ini Transkrip Lengkap Rekaman Setya Novanto

Kemudian, ia meminta agar kasus ini tak terhenti di tingkat MKD. Bila memang ditemukan adanya pelanggaran lain seperti indikasi korupsi maka harus ada tindak lanjut dari aparat penegak hukum.

"Jangan berhenti di tingkat itu saja. Jika ada indikasi pelanggaran ya aparat penegak hukum harus tindaklanjuti," ujarnya.

Seperti diketahui, Reza Chalid mangkir dari panggilan MKD untuk dimintai keterangan terkait skandal 'Papa Minta Saham'. Salah seorang anggota MKD, Marsiaman Saragih menyebut bahwa pengusaha minyak itu tengah berada di luar negeri.

"Reza katanya ke luar negeri. Hari ini harusnya dua orang (saksi yang dipanggil)," ucap Marsiaman Saragih usai sidang di ruang MKD gedung DPR, Jakarta.

(hty/Hbb)


Berita Terkait