Ahok datang ke Kantor BPK, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2015). Dia menginjakkan kaki di lobi BPK tepat pukul 09.00 WIB.
Ahok menuju tempat ini setelah menyeberangi jembatan penyeberangan orang yang menghubungkan Jalan Jenderal Gatot Subroto depan Gedung Kompleks Parlemen dengan Jalan Jenderal Gatot Subroto tempat Kantor BPK beralamat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dia ke dalam ke Gedung BPK lewat lift khusus pimpinan. Namun demikian, petugas BPK tak memperbolehkan wartawan mengikuti. Pertemuan di BPK berlangsung tertutup.
Sebagaimana diketahui, Ahok menilai BPK tendensius dalam menangani kasus dugaan korupsi dalam pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras. Untuk itu pada Sabtu (21/11), Ahok menyatakan menyiapkan semua data yang dibutuhkan BPK RI untuk dipaparkan pada panggilan hari ini.
Salah satunya berupa dokumentasi video rapat pimpinan (rapim) yang pernah menyinggung permasalahan pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras.
"Makanya itu yang saya maksudkan, kenapa seluruh rapat harus diunggah ke YouTube. Ini harus ada proses pembelajaran yang bisa mengetahui kamu melakukan apa atau kenapa kamu putuskan izin peruntukan tanah ini boleh atau tidak," ujar Ahok Sabtu kemarin.
(dnu/hri)











































