"Delay penerbangan jurusan CGK-UPG dengan nomor penerbagan JT 898 di mana kami melakukan pergantian tipe pesawat dari narrow body menjadi wide body. Namun dalam proses mengurus izin penerbangannya (flight approval) telah terjadi miskoordinasi di internal sehingga menyebabkan jadwal penerbangan tidak bisa dilakukan sebagaimana yang telah ditetapkan," kata Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (22/11/2015).
"Atas kejadian ini kami mohon maaf kepada para penumpang kami atas kejadian tersebut," tambah Edward.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantaran pesawatnya tak kunjung berangkat, para penumpang JT 898 pun 'menyerbu' pesawat Lion Air lainnya dengan rute yang sama yaitu JT 778 yang tak mengalami delay atau on schedule dan terbang pukul 08.15 WIB.
Penumpang yang JT 898 yang mengamuk itu awalya dijadwalkan berangkat ke Bandara Hasanuddin Makassar pukul 04.30 WIB. Namun sampai beberapa jam kemudian, belum ada tanda-tanda pesawat akan berangkat. Hngga akhirnya pesawat baru berangkat pukul 11.00 WIB.
Saat penyerbuan itu ada kabar yang menyebutkan sempat ada teriakan-teriakan dari calon penumpang di runway yang membuat penumpang di dalam pesawat panik. Penumpang JT778 panik bukan kepalang dan terjadi keributan, hingga ada penumpang yangย membuka pintu darurat. (slm/mad)











































