Menurut Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) & Bantuan Hukum Indonesia (BHI) Lalu M Iqbal, terdapat 117 WNI di Mali. Dua orang bekerja di United Nations (UN) dan 115 orang merupakan personil TNI.
"Info sementara dari KBRI Dakkar, ada 117 WNI di Mali. Dua orang bekerja di United Nations (UN) dan 115 orang merupakan personil TNI anggota misi UN-MINUSMA," kata Lalu M Iqbal kepada detikcom, Jumat (20/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, KBRI masih terus melakukan pengecekkan terhadap kemungkinan adanya WNI yang jadi korban. Sebelumnya, beberapa sandera telah dibebaskan setelah berhasil mengucapkan beberapa ayat Alquran.
Pengelola jaringan hotel tersebut, Rezidor Hotel Group, menyebut ada 170 orang yang disandera di dalam hotel, yang terdiri atas 140 tamu hotel dan 30 staf hotel. Identitas para pria bersenjata yang menyerbu hotel ini maupun asal kelompok mereka, belum diketahui.
Maskapai Turkish Airlines juga menyebut ada enam stafnya di dalam hotel. Dituturkan seorang sumber otoritas Turki bahwa tiga orang di antaranya berhasil meloloskan diri keluar hotel, namun informasi ini belum bisa dipastikan kebenarannya.
Hingga kini, penyanderaan masih berlangsung dan para saksi mata menyebut polisi telah mengepung hotel serta memblokir akses ke lokasi kejadian. (yds/erd)











































