"Setahun jadi gubernur, kalau dari 1 sampai 10, saya menilai dengan angka 5 karena ada 3 hal yang positif dan ada 3 hal yang harus diperbaiki," kata Triwisaksana di gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2015).
Hal positif yang dinilainya selama Ahok menjabat yakni mekanisme penyusunan anggaran yang sudah menggunakan sistem e-budgeting sehingga lebih transparan dan accountable. Selain itu, pembuatan Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) disebutnya sangat memudahkan warga untuk mengurus perizinan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, hal yang dikritisinya yakni masalah macet yang hingga kini masih membuat Jakarta sebagai kota termacet dalam sebuah survei. "Solusi seperti wacana LRT, wacana ERP, wacana ini itu belum ada yang bergulir. Kalau MRT kanย sudah dimulai dari periode dulu," ucap politisi PKS ini.
Hal lain yang disorotinya yakni penyerapan anggaran yang hanya 35 persen dan menjadi provinsi dengan penyerapan anggaran terendah dalam catatan Kementerian Dalam Negeri. Menurutnya penyerapan rendah erat kaitannya dengan perombakan SKPD yang kerap dilakukan.
"Ketiga soal pengelolaan keuangan dari audit BPK, pengelolaan anggaran Jakarta ada indikasi kerugian daerah Rp 1,5 triliun dan ini yang lebih rendah dari periode sebelumnya," ucapnya.
"Jadi secara umum seimbanglah," pungkas Sani. (mnb/hri)










































