Informasi yang dihimpun detikcom, kejadian tersebut bermula ketika Sujono tengah menunggu penumpang di Jalan Raya Citepus, Palabuhanratu, Sukabumi, sekira pukul 23.00 WIB, Selasa (17/11). Tak lama kemudian muncul dua pemuda yang baru keluar dari salah satu tempat hiburan tak jauh dari tempat Sujono biasa mangkal.
"Keduanya manggil saya, katanya mereka minta dianter ke daerah Badak Putih. Saat itu saya nggak curiga karena saya pikir mereka penumpang biasa yang mau pulang usai hiburan di tempat tersebut," tutur Sujono kepada wartawan di RS Palabuhanratu, Rabu (18/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sujono lalu membelokkan kendaraan dan menuju Buniwangi. Untuk menuju tempat itu, Sujono harus melintasi kawasan sepi dan banyak pohon rindang di kanan dan kiri jalan. Namun tanpa curiga Sujono tetap membawa kedua penumpangnya melintasi daerah tersebut.
"Saat di daerah Cisarakan saya diminta berhenti, satu dari mereka yang duduk di tengah meminta saya turun dan menyerahkan motor. Saya melawan, begitu turun langsung (saya) memukul salah satu dari mereka sampai jatuh," lanjut Sujono.
Belum selesai baku hantam, rekan pelaku yang duduk di belakang mengeluarkan pistol dan langsung menembakannya ke arah betis kiri Sujono dari jarak dekat. Sujono langsung terjungkal meringis menahan sakit, sementara kedua pelaku melarikan motornya ke arah Buniwangi.
Betis kiri Sujono berlubang. Dengan tertatih ia berusaha mencapai desa terdekat. "Saya berjalan lebih dari 1 kilometer sambil nahan sakit, pegal dan ngilu. Sesampainya di salah satu desa saya langsung minta tolong warga dan dibawa ke RS," ujar Sujono.
Sementara itu, Kapolsek Palabuhanratu AKP Narham Sopandi membenarkan peristiwa perampasan kendaraan yang terjadi di wilayah hukumnya itu. Namun menurut Narham korban belum melaporkan kejadian tersebut.
"Lidik sudah kami lakukan, namun belum kita proses karena korban belum membuat laporan," singkat Narham.
(bal/miq)











































