Kedua anak ini bekerja sama mencari ikan dan gurita. Sahlan bertugas mengayuh sampan dan Fajri bertugas mencari ikan.
![]() |
Ketika sampan sudah berjarak 200 meter dari garis pantai Fajri langsung memakai peralatan snorkel, masker, fin dan alat tembak ikan tradisional. Alat tembak ini terbuat dari kayu dan besi yang ujungnya tajam.
![]() |
Usai semua peratalan dipakai ia segera menceburkan diri ke laut. Ia berenang dengan sigap dan penuh konsentrasi mencari ikan dan gurita yang bersembuyi dibalik karang.
Fajri berenang mengelilingi perairan dengan perlahan. Ketika ikan terlihat dia langsung menyelam. Fajri menyelam dengan teknik selam bebas yang mengandalkan pernafasan dan ketenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Beberapa kali ia menyelam ke kedalaman 3 hingga 5 meter namun target belum terlihat. Tak kenal putus asa ia terus mencoba menyelam. Setelah kurang lebih 20 menit mencari ia melihat seekor gurita dibalik karang.Β Dia pun langsung naik dan berteriak ke Sahlan agar menghampirinya dan mengganti alat tembak dengan besi kail untuk menangkap gurita.
Alat sudah diganti dan Fajri segera menyelam kembali menuju sasaran. Gurita langsung ditombak dengan besi kailnya. Namun gurita terus melawan dengan mengeluarkan tintanya. Setelah 1 menit Fajri kehabisan nafas dan ia naik kembali kepermukaaan.
![]() |
Sejenak ia dipermukaan mengambil nafas lalu ia kembali menyelam meraih besi yang sudah tersangkut dibadan gurita. Ia menarik kail tersebut dengan sekuat tenaga gurita terus mengeluarkan tintanya dan airpun menjadi keruh, selang beberapa menit gurita akhirnya berhasil ditarik keluar dari balik karang dan dibawa keatas perahu.
![]() |
Setelah mendapatkan gurita ia kembali mengganti alat tembak untuk mencari ikan. Ia kembali mencari ikan dengan snorkling dipermukaan. Ketika melihat ikan travale (ikan rambe dalam bahasa Aceh) dari permukaan ia segera menyelam dan menghampiri buruannya dengan perlahan. Ketika ikan lengah tembakan segera dilepaskan. Ikan Rambe pun kena tepat dibadannya dan langsung mati.
Setiap hari setelah pulang sekolah kedua anak ini mencari ikan untuk membantu ekonomi keluarga.
Hari menjelang sore dan matahari mulai terbenam. Fajri pun naik ke perahu sampan yang didayungi oleh Sahlan. Mereka berduapun mengakhiri perburuan hari ini dan kembali ke pantai.
Hari ini setelah berburu selama 3 jam mereka mendapatkan 5 ekor gurita dan 7 ekor ikan. Gurita yang didapat biasanya dijual Rp 30.000 perkilogram dan ikannya akan dijual Rp 10.000 hingga Rp 30.000 per ekor. (pam/dra)















































