Kisah WNI Overstayer Matraji, Jemaah Umroh yang Jadi Tour Guide Haji

Kisah WNI Overstayer Matraji, Jemaah Umroh yang Jadi Tour Guide Haji

Rini Friastuti - detikNews
Rabu, 11 Nov 2015 18:23 WIB
Kisah WNI Overstayer Matraji, Jemaah Umroh yang Jadi Tour Guide Haji
Foto: Rini Friastuti/detikcom
Jakarta - Dari sekian banyak WNI overstayer yang dipulangkan pemerintah RI dari Arab Saudi, Matraji bin Marli mungkin salah satu yang cukup beruntung. Berawal dari umroh, tak disangka dirinya malah menjalankan profesi sebagai tour guide jemaah umroh selama 10 tahun.

"Awalnya ke sana pergi umroh, tapi nyangkut 10 tahun di sana," jelas Matraji kepada wartawan di TKI Lounge Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Rabu (11/11/2015).

Matraji merasa bersyukur selama menjadi tour guide bagi jemaah umroh. Satu orang jemaah yang diantar tur dipatok tarif 300 riyal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, bisa nganter tawaf di sana, dorong orang yang di kursi roda juga bisa. Itu (tarifnya) 300 riyal per orang. Satu hari bisa seribu riyal," jelasnya sumringah.

Di Makkah, tempatnya menetap, Matraji ikut memboyong istri dan anak-anaknya dari Indonesia untuk tinggal bersama. Dia tak pernah memusingkan biaya hidup di Arab Saudi, karena nilai kontraknya sebagai tour guide selama satu tahun cukup untuk menghidupi dirinya sekeluarga.

"Biaya hidup disana 1.000 riyal. Cukup untuk keluarga. Jadi kalau ditanya kerasan, ya lumayan. Sudah 10 tahun di sana," kata dia sambil tertawa.

Walaupun telah memiliki pekerjaan yang dianggapnya menyenangkan, Matraji mengaku sudah 3 kali ditangkap petugas kepolisian. "Soalnya visa saya sudah habis. Tapi di sana enak, polisinya menahan kita seminggu, di dalam dikasih makan enak, lalu seminggu kemudian dikeluarkan," ujarnya.

"Memang tak diapa-apakan, tapi untuk hidup memang sulit, karena tak ada jaminan, kita kan orang asing. Untuk perlindungan dan segala macam," sambung Matraji yang enggan dipotret ini.

Sejak bulan September 2014, Presiden Joko Widodo telah mencanangkan program pemulangan WNI overstayer di Arab Saudi. Tak adanya jaminan hidup layak membuat Presiden Jokowi mengambil inisiatif untuk memulangkan mereka dan memberikan modal untuk melanjutkan kehidupan di kampung halaman.

Hal itulah yang menjadi alasan Matraji sekeluarga mau tak mau kembali ke Indonesia. Walaupun begitu, dirinya tak menyesal, bahkan tak berniat untuk kembali ke Arab Saudi.

"Saya juga sudah rindu kampung, dan sepertinya tak akan kembali lagi ke sana. Begitu pulang, saya ingin jadi tour guide yang bener (berlisensi), jadi enggak perlu takut ditangkap polisi lagi," tutupnya sambil buru-buru masuk ke dalam bus pariwisata yang akan mengantarkan dia dan rombongan WNI lainnya ke Madura. (rni/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini