Antisipasi Pengadangan Truk Sampah, Polda Metro Dirikan Pos di Cibubur

Antisipasi Pengadangan Truk Sampah, Polda Metro Dirikan Pos di Cibubur

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 09 Nov 2015 16:11 WIB
Antisipasi Pengadangan Truk Sampah, Polda Metro Dirikan Pos di Cibubur
Foto: dok Polda Metro Jaya
Jakarta - Polda Metro Jaya memback up Pemda DKI Jakarta dalam pembuangan sampah ke Bantargebang, Kota Bekasi. Pihak kepolisian juga akan melakukan langkah hukum jika terjadi tindak pidana terkait sampah DKI tersebut.

Untuk mengantisipasi pengadangan, Polda Metro Jaya mendirikan pos di jalur pengangkutan sampah di Cibubur, Jakarta Timur.

"Polda Metro Jaya mendirikan tenda di depan Citra Grand Cibubur sebagai Posko pengamanan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal dalam keterangan kepada wartawan, Senin (9/11/2015).
Polisi mendirikan posko (dok Polda Metro Jaya)

Di posko tersebut disiagakan sejumlah anggota polisi dari Satuan Brimob dan Sabhara Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi serta Polres Jakarta Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehingga anggota siap bergerak manakala mendapat laporan adanya pengadangan sampah," katanya.
Polisi tampak berjaga di posko siap melakukan pengamanan (dok Polda Metro Jaya)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah membentuk tim penyidik dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya jika ditemukan adanya penyelewengan dana. Namun sebelum audit BPK dilakukan, maka pihaknya tidak bisa bertindak.
Apel pengamanan (dok Polda Metro Jaya)

"Saya akan bentuk tim dari Polda yakni Ditreskrimsus," ucap Kapolda usai pertemuan dengan Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015).

Irjen Tito sendiri mengatakan sudah mengidentifikasi massa yang melakukan pengadangan. "Kita sudah tahu kelompok-kelompoknya. Ada. Saya kira teman-teman sudah tahu," kata Tito

Tito menyebut titik rawan pengadangan ada di Cileungsi Bogor. Pihak Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat dan Kapolres Bogor. Tim itu menjamin agar truk-truk sampah dari Jakarta tak diadang. "Kalau ada yang mengadang, saya perintahkan tangkap saja," kata Tito.





(mei/hri)


Berita Terkait