Peristiwa itu terjadi di depan rumah korban, Fahd (28) di Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Sabtu (7/11/2015) sekitar pukul 21.00 WIB. Fahd merasa terusik dengan tingkah laku para pemuda yang mabuk-mabukan di depan rumahnya.
"Pelaku kurang lebih 7 orang minum minuman keras di depan rumah korban," kata Kasubag Humas Polres Bekasi Kota AKP Siswo dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (8/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban menegur para pelaku 'jangan mabok di depan warung, keder sebelah'," katanya lagi.
Namun, salah satu pelaku tidak terima, lalu melontarkan kata-kata yang menantang. "Pelaku menjawab 'maunya gimana mas, saya tidak terima nih, ayo di luar aja, di Cakung!'," tuturnya.
Salah satu pelaku kemudian menendang korban. Mendapat perlakuan tersebut, korban membalas dengan melayangkan bogem mentah ke salah satu pelaku.
Perkelahian pun tidak terelakkan. Korban kemudian bergumul satu lawan satu.
Warga yang melihat perkelahian tersebut mencoba memisahkan, dan membuat para pelaku bubar. Namun tak sampai di situ, selang 5 menit kemudian para pelaku datang berboncengan motor.
"Kemudian korban dibacok dan mengenai punggung sebelah kirinya. Setelah itu, pelaku tancap gas ke arah jalan raya," imbuhnya.
Akibat peristiwa tersebut, korban kini harus mendapatkan perawatan di RSCM, Jakarta Pusat. Sementara polisi yang datang olah TKP mengamankan sebilah celurit yang ditinggal para pelaku. Saat ini pelaku masih dikejar polisi.
(mei/mok)











































