"Saya minta Arzetti segera klarifikasi. Arzetti suruh klarifikasi saja," kata Cak Imin usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2015).
Cak Imin meminta agar kader partainya itu terbuka saja. Sehingga, tak ada lagi isu liar yang bergulir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arzetti membantah pertemuan dengan Dandim Sidoarjo dilakukan di dalam kamar seperti apa yang tengah diselidiki Denpom. Dia mengungkap pertemuan tidak seperti yang diasumsikan orang tentang perselingkuhan.
"Di situ berdiskusi proposal dan program. Beliau menggunakan baju dinas, ajudan, dan mobil dinas. Di depan ada teras, kita ngobrol. Kita bicara mengenai proposal, di Sidoarjo ada 18 kecamatan yang harus saya sentuh. CSR harusnya penyerapannya baik, tidak ada kamuflase," kata Arzetti dalam jumpa pers di Restoran Pulau Dua, hari ini.
"Tidak terjadi apa seperti yang dibicarakan," imbuhnya.
Arzetti akhirnya memutuskan terbuka kepada masyarakat karena keluarganya shock dan anak-anaknya terpukul melihat pemberitaan. Sampai kini pemeriksaan kasus penggerebekan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Kav Rizeki Indra Wijaya dengan Arzetti di kamar 18 Hotel Arjuna Malang masih terus berlangsung.
"Pemeriksaan Dandim masih dalam proses. Tunggu saja perkembangannya. Pemeriksaan masih di Makodam Brawijaya," ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Markas Kopassus TNI AD Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2015). (kha/imk)











































