Berawal dari anggota geng kecil di wilayah Tilak Nagar, kampung halamannya, Rajendra menekuni dunia kriminal dengan mentor Rajan Mahadev Nair alias Bada Rajan. Rajendra yang ambisius berhasil menjadi tangan kanan Bada Rajan dan terjun secara total ke dunia hitam. Rajendra semakin serius terlibat dalam dunia kriminal setelah bertemu dengan Dawood Ibrahim, penyelundup emas, dan ditunjuk menjadi anak buah kepercayaannya.
Baca juga: 'Gangster' India Ditangkap di Bali
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam foto itu, Dawood yang kini juga menjadi buronan yang diburu otoritas India, terlihat merangkul Rajendra yang berdiri di sebelahnya. Keduanya terlihat sangat akrab dalam foto ini. Tidak diketahui pasti kapan foto ini diambil.
Dawood, yang diberi kode D, merangkul Rajendra, yang diberi kode Nana (indianexpress.com) |
Hubungan akrab seperti dalam foto itu, kini tidak terlihat lagi. Hubungan Rajendra dan Dawood memanas setelah ledakan bom di Mumbai tahun 1993, yang turut didalangi Dawood. Rajendra yang dilaporkan tidak suka dengan aksi ini, memutuskan berpisah dengan Dawood karena takut dibunuh.
Baca juga: Catatan Kejahatan Rajendra: Jual Tiket Gelap sampai Bunuh Anggota Parlemen
Dawood dan Rajendra yang tadinya bersinergi dan membahayakan polisi India, justru memicu perang antar geng. Kelompok Dawood yang kini bermarkas di Pakistan, terus memburu Rajendra untuk membunuhnya. Hingga akhirnya Rajendra ditangkap di Bali pada Minggu (25/10), atas informasi Interpol dan Australia. Informasi sumber menyebut Rajendra sengaja merencanakan penangkapannya karena merasa lelah dan takut terus dikejar anak buah Dawood.
Di sisi lain, penangkapan ini memicu kegaduhan di sektor keamanan karena selama ini Rajendra sengaja dijadikan sumber informasi intelijen India, yang bertekad menangkap Dawood. Hal ini didasarkan pada kawat diplomatik Amerika Serikat yang bocor pada tahun 2005, yang menyebut mantan Kepala Biro Intelijen India yang kini menjabat Penasihat Keamanan Senior Ajit Kumar Doval berada satu mobil dengan tangan kanan Rajendra saat itu, Vicky Malhotra.
"Pada 11 Juli, kepolisian Mumbai menangkap Malhotra ketika dia mengemudikan mobilnya di Delhi. Menemani Malhotra adalah Ajit Kumar Doval... Doval dilepaskan, sedangkan Malhotra dan dua rekannya dijemput dan dibawa ke Mumbai kemudian dijerat dakwaan pidana," demikian bunyi kawat diplomatik AS tertanggal 5 Agustus 2008 itu.
Rajendra saat ditangkap di Bali (Interpol Indonesia) |












































Dawood, yang diberi kode D, merangkul Rajendra, yang diberi kode Nana (indianexpress.com)
Rajendra saat ditangkap di Bali (Interpol Indonesia)