Disampaikan kerabat dekat keluarga Rajendra di India, seperti dilansir media setempat, NDTV, Rabu (28/10/2015), pihak keluarga sempat cemas ketika selama beberapa jam tidak bisa menghubungi Rajendra. Mereka khawatir Rajendra ditemukan anggota geng musuhnya dan dibunuh.
"Seth (panggilan Rajendra) menyadari Shakeel menemukan lokasinya di Australia dan takut dia akan membunuhnya. Dia terjebak di Australia dan berpindah tempat tinggal dari satu wilayah ke wilayah lain secara rutin," tutur kerabat yang enggan disebut namanya.
"Keluarga Seth berusaha menghubunginya pada nomor telepon pribadinya, yang dimatikan selama 12 jam, tapi setelah mereka mengetahui dia berada dalam penahanan Interpol, keluarga bernapas lega. Seth sendiri sebenarnya ingin pulang ke negaranya (India) dan menetap, imbuhnya.
Baca juga: 'Gangster' India Ditangkap di Bali
Sejak kabar penangkapan Rajendra mencuat, rumah keluarganya di Tilak Nagar, Mumbai, telihat sepi. Saudara laki-laki Rajendra, Deepak Nikhaljee yang dikenal sebagai politikus setempat dilaporkan bersembunyi bersama keluarganya yang lain.
"Pihak keluarga akan menyewa penasihat hukum kelas atas untuk Rajan (Rajendra). Untuk sekarang, mereka yakin begitu dia dideportasi ke India, dia akan menemukan tempat aman di dalam penjara," sebut kerabat dekat keluarga Rajendra ini.
Baca juga: Catatan Kejahatan Rajendra: Jual Tiket Gelap sampai Bunuh Anggota Parlemen
Masih belum diketahui kapan dan bagaimana Rajendra akan dipulangkan ke India. Namun kemungkinan Rajendra akan dideportasi dari Indonesia dalam waktu dekat. Rajendra ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Bali pada Minggu (25/10), usai mendarat dari Sydney, Australia. Penangkapan dilakukan setelah Polda Bali menerima notice (peringatan) dari Interpol yang menyebutkan buronan India masuk Indonesia lewat Denpasar. (nvc/mad)











































