Tim DVI Mabes Polri Didatangkan ke Gunung Pongkor Bogor

Tim DVI Mabes Polri Didatangkan ke Gunung Pongkor Bogor

Farhan - detikNews
Rabu, 28 Okt 2015 08:46 WIB
Tim DVI Mabes Polri Didatangkan ke Gunung Pongkor Bogor
Foto: Tim gabungan yang akan evakuasi korban longsor (Farhan/detikcom)
Bogor - Proses evakuasi 12 penambang liar yang tertimbun di dalam lubang galian ilegal sejak Senin (26/10) lalu, mulai dilakukan hari ini. Sebanyak 200-an personel gabungan diterjunkan untuk melakukan evakuasi. Tim DVI dari Mabes Polri juga didatangkan ke lokasi longsoran.

"Tim DVI Mabes Polri juga akan kita datangkan. Sudah dalam perjalanan menuju ke sini," kata Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto saat ditemui di PT Antam, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (28/10/2015).

Tim DVI, kata Suyudi, nantinya akan dibutuhkan untuk mengidentifikasi penambang liar yang tertimbun dalam lubang galian ilegal. "Jadi nanti setelah korban berhasil dievakuasi, akan dibawa dulu ke sini (PT Antam) untuk diidentifikasi dulu oleh tim DVI," kata Suyudi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi Poskonya di sini (kantor PT Antam -red)," tambahnya.

Suyudi menjelaskan, lokasi longsoran yang menimbun 12 penambang ilegal tersebut berada di lokasi yang berbahaya. Selain memiliki tanjakan yang sangat curam, juga berada di tebingan dengan jurang yang berada di sisi kanan dan kiri jalannya.

"Artinya dibutuhkan orang-orang yang berpengalaman dan alat-alat yang memadai," tutur Suyudi.

Proses evakuasi, akan dilakukan oleh 200-an personil gabungan dari Polri, TNI, BPBD Kabupaten Bogor, Tagana dan warga. Hingga saat ini, proses evakuasi belum dimulai. Petugas masih melakukan persiapan-persiapan dan konsolidasi agar proses evakuasi berjalan lancar.

Seperti diketahui, 12 penambang emas ilegal tertimbun di dalam lubang galian ilegal di Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Keberadaan penambang emas ilegal yang masuk ke dalam lubang sejak Senin (26/10) tersebut, baru diketahui pada Selasa (27/10) kemarin.

"Ini artinya, mereka sudah 40 jam lebih, tertimbun di dalam lubang," kata Kapolres.

Berikut nama 12 korban yang diduga jadi korban longsor di lokasi tambang liar:

1. Ade warga Desa Parakan Muncang.
2. Yogi, Desa Parakan Muncang.
3. Ukon, Desa Parakan Muncang.
4. Solikin, Desa Kalong Liut.
5. Junet, Cigudeg.
6. Roy, Cigudeg.
7. Handi,Cigudeg.
8. Didi, Cigudeg.
9. Mista, Cigudeg.
10. Indra, Desa Curug Bitung
11. Holil, Desa Curug Bitung.
12. Ajit, Desa Curug Bitung.

(miq/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads