Malaysia: Gaji TKI Ilegal Telah Dibayarkan Lewat Makelar

Malaysia: Gaji TKI Ilegal Telah Dibayarkan Lewat Makelar

- detikNews
Rabu, 02 Mar 2005 09:03 WIB
Jakarta - Banyak TKI ilegal enggan pulang kampung dengan alasan gajinya belum dibayar majikan. Deputi Perdana Menteri (PM) Malaysia Datuk Seri Najib Razak berjanji akan menindak tegas majikan nakal itu. Tapi dia mengingatkan dalam banyak kasus, gaji para TKI itu telah dibayarkan lewat makelar para TKI. Makelar itu juga berkewarganegaraan Indonesia."Kami jamin kami akan menindak majikan yang tidak membayar gaji pekerjanya, apakah pekerja legal atau tidak," tandas Najib seperti dilansir harian Malaysia, New Straits Times.Najib menyatakan itu mengomentari pernyataan Menaker Fahmi Idris yang menyatakan bahwa 100 ribu TKI ilegal belum menerima upah dari bos mereka. "Kesepahaman telah dicapai antara Perdana Menteri dan Presiden Indonesia bahwa isu seperti ini dibereskan melalui prosedur administrasi Government-to-Government," jelas Najib.Dikatakannya juga, dalam sejumlah kasus, gaji para TKI dibayarkan melalui makelar yang juga warga Indonesia. Dia mencontohkan pada sektor konstruksi. Untuk menyuplai buruh bangunan, sejumlah orang melamar menjadi mandor. Dan kepada mandor inilah gaji diberikan untuk selanjutnya dibagikan kepada para TKI. "Sebagian besar mandor itu faktanya adalah orang Indonesia," tandas Najib.Najib juga menjamin bahwa petugas yang terlibat Operasi Tegas akan memperhatikan HAM para pekerja. "Mereka bertugas sesuai prosedur dan aturan. Kami telah menyatakan para mereka tidak melakukan kekerasan dan memperhatikan hukum dan HAM dalam operasi tersebut," urai Najib. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads