"Saya belum bisa ngasih info apa-apa karena masih sakit hati dan shock," terang Evi saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (25/10/2015).
Evi juga masih belum bisa mengingat kejadian penembakan tersebut. Saat itu, suasana masih sangat gelap dan dia sudah terlanjur panik.
Menurut cerita polisi dan para saksi, saat kejadian, Evi yang pertama kali menyadari ada bunyi berisik di garasi. Ternyata, saat dicek oleh Brigadir Oca, mereka adalah dua begal yang hendak mengambil motor Honda Scoopy di rumah. Sempat berduel, namun Oce ditembak oleh begal hingga menembus dadanya.
![]() |
Saat ini, menurut Evi, kondisi Oca mulai membaik. Namun masih butuh perawatan intensif di rumah sakit.
"Alhamdulillah iya (membaik) barusan habis dirontgen," terangnya. (mad/mad)












































