Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, yang juga merupakan abang kandung dari Dewie mengatakan, dirinya belum tahu pasti masalah yang menjerat adiknya itu. Jika benar terkait dengan hukum, maka itu harus bisa dipertanggungjawabkan.
"Jawaban kami sebagai keluarga pemerintahan, kita patuh terhadap aturan, kita patuh terhadap hukum. Kalau itu bersoal secara hukum harus bisa dipertanggungjawabkan secara hukum," kata Syahrul saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum bisa menanggapi itu secara persis, karena saya juga belum ketemu siapa-siapa, keluarga juga belum ketemu, Dewie begitu diambil juga enggak ketemu, masih dalam proses, apa sebenarnya kasusnya, masalahnya, kami sementara menunggu," kata Syahrul.
Dewie ditangkap KPK saat tengah menerima uang yang diduga suap sebesar Rp 1,5 miliar. Uang itu diduga untuk pengamanan proyek PLTU di Sulawesi Selatan.
Terkait proyek itu, Syahrul mengaku tidak tahu. "Terlalu banyak informasinya, dan saya jamin tidak terkait dengan pemerintah provinsi. Pasti tidak," kata Syahrul.
(rjo/hri)











































