"Yang cukup berat diselesaikan yakni tuntutan banyaknya yang ingin menjadi PNS baik masyarakat umum maupun tenaga honorer yang menjadi sisa-sisa maslaah kepegawaian dulu," kata Yuddy dalam acara Coffee Morning Satu Tahun Kabinet Kerja MenPAN RB di kantor KemenPAN RB, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2015).
Ia mengatakan tuntutan pengangkatan PNS sangat besar di pusat maupun di daerah. Banyaknya tuntutan ini tidak ideal karena kondisi anggaran pemerintah yang dialokasikan untuk kepegawaian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan membahas PNS ini memang menyita waktu dan tak bisa diselesaikan dalam 1 tahun masa jabatan.
"Saya memperkirakan butuh waktu sampai 4 atau 5 tahun untuk persoalan PNS ini karena membahasnya saja sudah setahun," terangnya.
Dalam hal pencapaian, sejumlah langkah revolusi mental disebutnya terus diupayakan baik di internal KemenPAN RB maupun eksternal.
Mulai dari mengubah pola pikir PNS dari dilayani menjadi melayani hingga melakukan MoU terkait netralitas ASN dalam pelaksanaan Pilkada. (mnb/fdn)










































