"Saat ini, tingkat kepuasan kinerja presiden ada di posisi tidak tinggi, tapi masih angka positif yakni 51,7 atau 52 persen. Sebaliknya yang tidak puas, 45 persen. Ini masih positif angkanya," kata Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan dalam jumpa pers di Jl Cisadan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2015).
Survei ini dilakukan kepada 1.220 responden pada 7 hingga 13 Oktober 2015 dengan cara multistage random sampling. Data yang valid sebesar 1.027 orang dengan margin error 3,1 persen. Tingkat kepercayaannya 95 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, kepuasan masyarakat pada kinerja Wakil Presiden Jusuf Kalla sebesar 54,7 persen. Namun, angka yang tidak puas dengan kinerja JK sebesar 39,6 atau 40 persen.
"Pada JK tingkat kepuasan lebih tinggi daripada Jokowi," pungkasnya.
(mnb/jor)










































