Cerita Trofi Piala Presiden yang Terbuat dari Ukiran Kayu Jati

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 19 Okt 2015 07:12 WIB
Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/Detikcom
Jakarta - Kompetisi sepakbola Piala Presiden telah usai. Trofi telah diberikan kepada Persib Bandung, yang menjuarai turnamen ini setelah berhasil mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0.

Biasanya, trofi turnamen sepakbola berbentuk piala yang terbuat dari perunggu, perak atau bahan logam lainnya. Namun untuk turnamen ini, trofi yang diberikan berbentuk dari ukiran kayu jati.

Trofi tersebut diukir oleh seniman asal Gianyar, Bali bernama Ida Bagus Lasem (73). Namun untuk pahatan pertama dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Bahan kayunya pun tak sembarangan, dipilih yang terbaik dan diperkirakan usia kayu itu sudah 80 tahun. Lasem diketahui mulai memahat bongkahan kayu jati tersebut sejak Jumat (4/9) lalu.

Ketua Panitia Piala Presiden Marurarar Sirait mengatakan, alasan pemberian trofi berbahan dasar kayu itu untuk menghargai budaya Indonesia. Dia menyebut, pembuatan trofi tersebut juga menggambarkan kerja keras, di mana membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam membuatnya. Hal inilah yang diharapkan bisa tumbuh dalam sepakbola Indonesia.

"Ini kita menghargai budaya bangsa kita, dan itu diteruskan, akhirnya bisa diselesaikan oleh seniman dari Bali saya pikir sepak bola itu punya prinsip kerja keras. Kalau mau juara, ya harus punya bibit yang bagus, jadi tak ada yang mudah," kata pria yang akrab disapa Ara ini saat berbincang dengan detikcom, Senin (19/10/2015).

Ara juga menyebut, turnamen Piala Presiden ini sebagai ajang untuk memperbaiki persepakbolaan Indonesia. Tujuannya menumbuhkan rasa saling menghargai.

"termasuk bisa menghargai pelatih pemain suporter pemilik klub. seperti contoh pak jokowi revolusi mental yang dibangun kan meritokrasi," kata Ara. (jor/jor)