Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta mengaku sudah berulang kali menertibkan bus-bus TransJ yang bandel itu.Β Penilangan ternyata belum juga membuat mereka jera ngetem sembarangan.
"Penilangan itu sudah sering dilakukan," kata Kepala Dishubtrans DKI Andri Yansyah kepada detikcom, Rabu (14/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ngetemnya lama, maka kita tilang," kata Andri.
Untuk mengatasi perilaku ngetem yang terlalu lama, Dishub DKI akan menerapkan sistem gap barrier, yakni sistem yang bisa mengatur waktu mengetem di tempat yang telah disediakan. Bila waktu sudah habis, maka bus tak boleh lagi diam terlalu lama di tempat itu, dan bus harus jalan.
"Percontohannya ada di Koridor 6 Ragunan-Dukuh Atas," kata dia.
(dnu/erd)











































