"Ini lebih ditujukan pertama jadi ajang pemersatu, membangun korsa Satpol PP. Kemudian bertukar pemikiran dan pengalaman perihal pelaksanaan tugas Satpol PP," ucap Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Agung Mulyana di sela acara Ramah Tamah Jambore Nasional Satpol PP II di Griya Agung, Jl Demang Lebar Daun, Palembang, Kamis (8/10/2015).
Kegiatan Jambore Nasional II itu berlangsung pada 7-9 Oktober 2015 diikuti sekitar 1.500 kepala Satpol PP Provinsi dan Kab/Kota se-Indonesia. Acara puncak akan digelar besok di Stadion Jakabaring dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Acara jambore nasional Satpol PP dirangkaikan dengan kegiatan outbond. Intinya untuk meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas Satpol PP," ujar pejabat Kemendagri yang juga Pjs Gubernur Kepri itu.
Salah satu kesiapan yang harus dihadapi secara nyata adalah peran satpol PP dalam Pilkada serentak tahun 2015. Agung berpesan agar Satpol PP ikut mengawal dan mengawasi Pilkada terutama saat pemungutan suara.
"Kita tidak ingin terjadi kelolosan atau hal di luar dugaan. Kita harus selalu dapat menduga situasi dan kondisi," ucap Agung.
"Saya titipkan pesan agar kita selalu siaga, stanby, berada pada kecepatan melindungi nusa dan bangsa kita, tumpah darah kita," tegasnya. (bal/rvk)










































