Komisi VI DPR Terbang ke Jerman untuk Lihat Pasar Tradisional

Komisi VI DPR Terbang ke Jerman untuk Lihat Pasar Tradisional

Indah Mutiara Kami - detikNews
Selasa, 06 Okt 2015 16:46 WIB
Komisi VI DPR Terbang ke Jerman untuk Lihat Pasar Tradisional
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Komisi VI DPR melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Jerman pada 5-11 Oktober 2015. Kunker tersebut dimaksudkan untuk belajar soal monopoli usaha dan melihat pasar tradisional setempat.

"Hari minggu (4/10) berangkat," kata anggota Komisi VI dari Fraksi Hanura Farid Al-Fauzi kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2015).

Farid sedianya ikut dalam rombongan, namun akhirnya tak jadi dengan alasan ada keperluan lain. Dia mengatakan rombongan itu dipimpin oleh politikus Partai Demokrat Azam Azman Natawijana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Yang memimpin) Pak Azam. Kalau Pak Hafisz Tohir (Ketua Komisi VI -red) tidak berangkat, tadi masih mimpin rapat," ujarnya.

Kunker ini dalam rangka penyusunan rancangan Undang-Undang Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Salah satu agendanya adalah melihat pasar tradisional di Jerman. Hafisz Tohir pernah membuat pernyataan yang menggarisbawahi pentingnya melihat pasar tradisional di Jerman dalam kunker tersebut.

"Kita ingin meninjau pasar mereka, mana kelompok usaha yang merupakan kumpulan ekonomi lemah mereka," kata Ketua Komisi VI Hafisz Tohir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/) lalu.
Β 
Awalnya ada 17 orang termasuk staf dalam rombongan Komisi VI yang Jerman. Namun karena Farid dan Hafisz Tohir dinyatakan tidak ikut, maka tinggal 15 orang. Berikut daftar rombongan Komisi VI berdasarkan dokumen yang didapat detikcom:

1. Achmad Hafisz Tohir (PAN) -- Tak jadi ikut
2. Azam Azman Natawijana (Pimpinan Rombongan / Demokrat)
3. Farid Al-Fauzi (Hanura) -- Tak jadi ikut
4. Vanda Sarundajang (PDIP)
5. Darmadi Durianto (PDIP)
6. Lili Asdjudiredja (Golkar)
7. Eka Sastra (Golkar)
8. Hasnuryadi Sulaiman (Golkar)
9. Melanie Leimena Suharli (Demokrat)
10. Sungkono (PAN)
11. Neng Eem Marhamah Zulfa (PKB)
12. Adang Daradjatun (PKS)
13. Tifatul Sembiring (PKS)
14. Nyat Kadir (NasDem)
15. Wahyu Prameswari (Staf/Kabag Setkom)
16. Ratu Mety Mulyansari (Staf/Setkom)
17. Rafika Sari (Staf/P3DI)

(tor/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads