"Kami berkoordinasi dengan kedokteran forensik, dengan DVI dan akan melakukan pemeriksaan DNA terhadap beberapa pihak, siapa pun (yang berpotensi)," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (5/10/2015).
Tes DNA itu selanjutnya akan dibandingkan dengan DNA yang ada di tubuh korban milik terduga pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia tegaskan, pengambilan tes DNA ini hanya dilakukan kepada pihak-pihak yang berpotensi. Diharapkan, setelah didapatkan hasil tes DNA, fokus polisi akan lebih menyempit.
"Kalau hasilnya identik, bisa menjadi potensial suspect," tutupnya.
(mei/dhn)











































